![]() |
| Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi., Psikolog |
SUKABUMI |SKS— Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi., Psikolog, menggelar sosialisasi terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia di Saung Aspirasi Teh Desy, Jalan Siliwangi, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya tata kelola data yang terpadu, akurat, berkualitas, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.
Dalam kesempatan itu, Desy Ratnasari menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi telah menjadikan data sebagai salah satu aset penting, baik dalam kehidupan masyarakat maupun dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah.
Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi salah satu faktor penting agar setiap kebijakan yang dihasilkan pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Data yang akurat dan terintegrasi sangat penting dalam menentukan kebijakan. Jangan sampai kebijakan yang dibuat tidak tepat sasaran karena didasarkan pada data yang tidak akurat,” ujar Desy.
Ia mengatakan, penerapan konsep Satu Data Indonesia tidak hanya berkaitan dengan bagaimana pemerintah mengumpulkan dan mengelola data, tetapi juga menyangkut kualitas, keterpaduan, keamanan, serta pemanfaatan data secara bertanggung jawab.
Di sisi lain, Desy mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap informasi pribadi di tengah semakin pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, pemanfaatan data harus tetap memperhatikan aspek keamanan dan kepentingan masyarakat.
“Pengelolaan data bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Semua pihak memiliki peran, mulai dari lembaga negara, dunia usaha, akademisi hingga masyarakat,” katanya.
Ia menilai, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk membangun ekosistem data yang berkualitas sehingga data yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sosialisasi tersebut juga menjadi ruang dialog antara Desy Ratnasari sebagai wakil rakyat dengan masyarakat. Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, pandangan, maupun berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan data dan perkembangan teknologi digital.
Desy berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat tidak hanya memahami arah kebijakan mengenai Satu Data Indonesia, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menggunakan dan menyampaikan data secara benar serta bertanggung jawab.
Menurutnya, tata kelola data yang baik pada akhirnya diharapkan mampu mendukung lahirnya kebijakan publik yang lebih tepat sasaran, transparan, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir di Saung Aspirasi Teh Desy, Kota Sukabumi.
Hery S||Red

