SUKABUMI |SKS– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi merupakan bagian dari penataan dan penguatan kinerja aparatur. Hal tersebut disampaikan dalam pelantikan 327 Pejabat Administrator dan Pengawas yang digelar di kawasan Gado Bangkong, Palabuhanratu.
Pelaksanaan pelantikan di ruang terbuka tersebut menjadi perhatian karena tidak hanya berkaitan dengan agenda pemerintahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam mempromosikan potensi destinasi wisata daerah.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Nugraha, S.IP., M.Si., mengatakan pemilihan Gado Bangkong sebagai lokasi pelantikan merupakan bagian dari arahan dan kebijakan Bupati Sukabumi untuk membawa kegiatan pemerintahan lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Kabupaten Sukabumi.
“Pelantikan ini sengaja kami laksanakan di tempat pariwisata dan ruang terbuka. Selain untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kabupaten Sukabumi, ada pesan strategis yang ingin pemerintah daerah sampaikan kepada masyarakat,” ujar Ganjar.
Menurutnya, Gado Bangkong merupakan salah satu ikon ruang terbuka publik sekaligus bagian dari wajah pariwisata pesisir Palabuhanratu yang berada dalam kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Dengan dilaksanakannya agenda resmi pemerintah daerah di lokasi tersebut, pemerintah ingin menunjukkan bahwa kawasan Palabuhanratu merupakan destinasi wisata yang memiliki daya tarik dan siap menerima kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Selain aspek promosi wisata, Ganjar menyebut kegiatan pemerintahan di ruang publik juga diharapkan mampu memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
“Kehadiran kita di ruang publik secara langsung dapat menciptakan perputaran ekonomi lokal. Ada pedagang kecil, pemilik warung, pelaku UMKM maupun penyedia jasa yang ikut merasakan dampaknya. Kami ingin setiap kegiatan pemerintah memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa pelantikan 327 pejabat tersebut merupakan bagian dari proses penataan organisasi dan peningkatan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat membangun sinergi, baik dengan pimpinan maupun jajaran di bawahnya, sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pelayanan publik yang semakin baik.
Menurut Asep Japar, rotasi, mutasi dan pengisian jabatan merupakan bagian yang lazim dalam dinamika pemerintahan. Proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kinerja, dedikasi dan loyalitas aparatur.
“Para pejabat yang dilantik harus mampu bersinergi satu sama lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Dalam prosesnya, penataan pejabat tersebut dilakukan melalui mekanisme dan evaluasi perangkat daerah dengan melibatkan BKPSDM Kabupaten Sukabumi sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya aparatur.
Ganjar kembali menekankan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjadikan jabatan sebagai amanah, menjaga profesionalisme serta membangun komunikasi dan kerja sama yang baik di lingkungan kerja.
“Yang terpenting adalah bagaimana para pejabat dapat bekerja secara profesional, mampu bekerja sama dengan pimpinan dan bawahannya serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Wahyu/Hery|Red
