SUKABUMI |SUARAKOWASI – Semangat kebersamaan dan persaudaraan tampak begitu hangat dalam kegiatan Temu Kangen dan Silaturahmi Purna Bhakti Guru Caringin (PPGC) yang digelar di kediaman mantan Ketua PGRI Kecamatan Caringin, Desa Caringin Kulon, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/6/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali ini menjadi ajang berkumpulnya para guru purnabakti yang pernah mengabdikan diri di wilayah Kecamatan Caringin. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenang perjalanan pengabdian serta memperkuat rasa kekeluargaan di antara sesama anggota.
Ketua PPGC, H. Zenal Mutaqin, mengatakan bahwa pertemuan ini memiliki nilai yang sangat penting bagi para anggota. Melalui kegiatan tersebut, para guru yang telah memasuki masa purnatugas tetap dapat menjalin komunikasi, berbagi pengalaman, serta menjaga hubungan baik yang telah terbangun selama bertahun-tahun.
"Silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, berbagi cerita, dan mengenang masa-masa pengabdian di dunia pendidikan. Kebersamaan seperti ini sangat berharga bagi kami," ujar Zenal.
Ia menjelaskan, kegiatan silaturahmi PPGC dilaksanakan secara bergilir dari satu anggota ke anggota lainnya. Pola tersebut dilakukan agar seluruh anggota dapat merasakan kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin.
Menurutnya, tradisi berkunjung secara bergantian juga memberikan suasana yang berbeda di setiap pertemuan, sehingga menambah kehangatan dan keakraban antaranggota.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan ramah tamah, berbagi pengalaman, serta mengenang berbagai kisah saat masih aktif mengajar dan mengabdi di lingkungan pendidikan Kecamatan Caringin.
"Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjaga dan menjadi penyemangat bagi kami untuk tetap berkontribusi di tengah masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat pengabdian para guru tidak berhenti saat memasuki masa purnabakti. Melalui kebersamaan dan silaturahmi yang terus terjaga, nilai-nilai persaudaraan serta dedikasi terhadap dunia pendidikan tetap hidup dan menginspirasi generasi penerus.
Wahyu|Red
