SUKABUMI |SKS – Musibah kebakaran yang diduga dipicu penggunaan lilin saat terjadi pemadaman listrik merenggut tiga nyawa anak kakak beradik di Kampung Babakan Bandung RT 02/RW 06, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.49 WIB.
Rumah panggung milik Agus Santika yang dihuni satu kepala keluarga dengan lima anggota keluarga hangus dilalap api. Tiga anak yang berada di dalam rumah diduga tidak sempat menyelamatkan diri hingga meninggal dunia.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, A. Ahmad, kepada awak media, Jumat (24/7/2026), mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari lilin yang digunakan sebagai penerangan saat listrik padam. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan aparat berwenang.
Korban meninggal dunia masing-masing berinisial AMS (10), pelajar Sekolah Dasar (SD), SA (6), siswa PAUD, dan SAQ Almahira (3), seorang balita.
Sementara itu, seorang nenek yang berada di rumah berhasil diselamatkan warga dan dievakuasi ke rumah tetangga untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Sukaraja dan satu unit dari Kota Sukabumi tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Akibat peristiwa tersebut, satu unit rumah panggung ludes terbakar. Hingga kini, besaran kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Setelah menerima laporan sekitar pukul 19.50 WIB, P2BK Kecamatan Nyalindung segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Koramil, Polsek, Satpol PP, relawan kebencanaan, serta Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Selain melakukan asesmen, petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan lilin atau sumber api terbuka sebagai penerangan darurat ketika terjadi pemadaman listrik guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Saat ini, keluarga korban membutuhkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok, sandang, pangan, serta dukungan material untuk penanganan pascabencana. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Wahyu H|Red
