![]() |
| Hamzah Gurnita, S.H.Anggota sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi |
SUKABUMI |SKS— Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri rapat kerja Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi bersama mitra perangkat daerah dalam rangka membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, Selasa (6/10/2026).
Rapat berlangsung di Aula Kantor Dinas Perhubungan, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar. Kehadiran pimpinan DPRD tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan RAPBD 2027 agar penyusunan anggaran dapat berjalan secara menyeluruh dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Budi mengatakan, dirinya tidak hanya mengikuti pembahasan di Komisi II, tetapi juga berupaya menghadiri rapat kerja komisi lainnya.
“Bukan hanya Komisi II, semua komisi saya coba datangi dalam rapat-rapat kerja ini,” ujar Budi usai mengikuti rapat kerja Komisi II.
Menurutnya, pembahasan RAPBD 2027 yang dilakukan Komisi I hingga Komisi IV bersama mitra kerja masing-masing diharapkan dapat menghasilkan rancangan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Ia menegaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian DPRD adalah memastikan penggunaan APBD memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingin memastikan bahwa APBD 2027 ini pro terhadap kebutuhan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Terkait postur anggaran, Budi menyebut belum terdapat peningkatan yang signifikan. APBD Kabupaten Sukabumi masih berada di kisaran Rp4,1 triliun, sementara pembahasan mengenai APBD Perubahan masih dalam proses.
Dalam rapat bersama mitra kerja, DPRD juga mendorong setiap perangkat daerah untuk mengoptimalkan anggaran yang tersedia, dengan tetap mengacu pada kesepakatan serta target pembangunan yang telah ditetapkan.
“Rapat kerja komisi ini memastikan komisi-komisi dengan mitra kerjanya bagaimana perangkat daerah bisa mengoptimalkan anggaran yang ada,” ungkapnya.
Optimalisasi anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD. Selain itu, berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat yang berkembang di lapangan diharapkan dapat direspons melalui program dan kegiatan masing-masing perangkat daerah.
Dengan demikian, pembahasan RAPBD 2027 tidak semata-mata berkaitan dengan penyusunan besaran anggaran, tetapi juga memastikan setiap program memiliki keterkaitan dengan target pembangunan serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Wahyu|Hery.
