![]() |
| (Foto : Sks) |
SUKABUMI |SUARAKOWASI – Peringatan Hari Bumi, 22 April, di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, tidak sekadar seremoni. Warga turun langsung dalam aksi gotong royong massal, menyapu bersih lingkungan desa hingga sepanjang ruas jalan utama.
Sejak pagi, seluruh elemen masyarakat bergerak serentak. Mulai dari RT, RW hingga warga, bahu-membahu membersihkan sampah yang menumpuk di lingkungan permukiman, selokan, hingga akses jalan desa. Aksi ini menjadi bukti bahwa kekuatan desa terletak pada kebersamaan dan kepedulian warganya.
Fokus kegiatan tidak hanya pada pembersihan, tetapi juga penataan lingkungan. Warga memilah sampah organik dan anorganik dari rumah masing-masing, lalu membuangnya ke titik yang telah ditentukan, sebagai langkah awal membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih tertib.
Kepala Desa Cijalingan, Hj. Dedah Khodijah, menegaskan bahwa momentum Hari Bumi harus menjadi titik balik kesadaran masyarakat, bukan sekadar agenda tahunan, Rabu (22/4/26).
![]() |
| Kepala Desa Cijalingan, Hj. Dedah Khodijah. |
“Ini bukan hanya kegiatan simbolik. Kami ingin menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Gotong royong adalah kekuatan utama desa,” tegasnya.
Ia berharap gerakan ini terus berlanjut dan menjadi contoh nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah sederhana—yakni kepedulian bersama menjaga lingkungan.
Dengan semangat Hari Bumi, Desa Cijalingan menunjukkan bahwa desa bukan hanya objek pembangunan, tetapi motor penggerak perubahan menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Wahyu|Red.d2

