“Pemdes Nagrak Selatan Ajak Warga Bermunajat, Doa dan Syukur Jadi Perekat Persatuan”


Reporter : Wahyu/Hery |Red

Sukabumi | SKS - Pemerintah Desa (Pemdes) Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, menggelar pengajian sekaligus doa bersama pada Rabu (17/09/2025) di Aula Desa Nagrak Selatan. Kegiatan religius tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga dari berbagai kalangan.

Acara yang berlangsung khidmat itu tidak hanya menjadi ajang memohon keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan bagi masyarakat, tetapi juga dimaknai sebagai wujud syukur atas limpahan nikmat Allah SWT. Doa bersama ini sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Kepala Desa Nagrak Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini akan terus digelorakan sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah warga. Ia menekankan pentingnya doa, kebersamaan, serta kepedulian antarwarga agar desa tetap terjaga dari marabahaya dan masyarakatnya selalu dalam keadaan tenteram.

“Doa bersama adalah ikhtiar kita, sekaligus bentuk rasa syukur. Dengan doa, kita berharap Allah SWT senantiasa melindungi warga dari musibah dan bencana, serta memberikan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Salah seorang jemaah, Ibu Tuti, menuturkan bahwa kegiatan doa bersama sudah menjadi tradisi masyarakat setempat. Menurutnya, acara semacam ini memberikan ketenangan batin sekaligus memperkuat hubungan sosial.
“Selain berdoa memohon keselamatan, kegiatan ini juga membuat warga semakin akrab. Kami merasa lebih dekat satu sama lain, dan tentu saja semakin dekat dengan Allah SWT,” ujarnya.

Nuansa kebersamaan terlihat jelas dalam acara tersebut. Warga dari berbagai latar belakang hadir, duduk berdampingan, dan ikut larut dalam lantunan doa. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan keagamaan mampu menjadi perekat sosial di tengah masyarakat.

Pemdes Nagrak Selatan berharap, kegiatan pengajian dan doa bersama dapat terus dilaksanakan secara rutin, sehingga bukan hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga tradisi budaya yang memperkuat identitas masyarakat desa. Lebih dari itu, doa bersama diyakini mampu menjadi benteng spiritual dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus menumbuhkan optimisme dan semangat gotong royong di kalangan warga.

Dengan semangat persaudaraan dan kekompakan, doa bersama di Desa Nagrak Selatan diharapkan menjadi sumber kekuatan untuk menghadirkan kehidupan yang lebih sejahtera, rukun, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakatnya.
Lebih baru Lebih lama