SUKABUMI | SKS– Sebuah rumah milik warga di Kampung Margawangi, RT 17/03, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, ambruk secara tiba-tiba. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan termakan usia.
Informasi yang dihimpun, rumah tersebut ambruk pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Saat kejadian, kondisi cuaca disebut tidak sedang hujan maupun terjadi angin kencang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak lagi layak ditempati. Pemilik rumah dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah saudara.
Yang menjadi perhatian, hingga sekitar dua pekan setelah kejadian, pemilik rumah disebut belum mendapatkan bantuan dari instansi terkait untuk penanganan maupun perbaikan tempat tinggalnya.
Salah seorang warga, WL, mengatakan rumah tersebut memang sudah terlihat mengalami kerusakan sebelum akhirnya ambruk.
“Tidak ada angin, tidak ada apa-apa. Memang kondisi rumahnya sudah rapuh dan termakan usia,” ungkapnya.
Pemilik rumah, Abdul Ropik, membenarkan bahwa kondisi bangunan sudah mengalami kerusakan pada sejumlah bagian sebelum akhirnya ambruk.
Menurut Ropik, kejadian berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, penghuni rumah sedang tidak berada di dalam bangunan. Ia bersyukur tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban.
“Alhamdulillah saat kejadian tidak ada orang di dalam rumah, sehingga tidak ada korban jiwa,” kata Ropik.
Kini, keluarga Ropik harus menumpang di rumah saudara. Kondisi tersebut membuat mereka berharap adanya perhatian dan bantuan pemerintah untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah yang menjadi tempat tinggal utama keluarganya.
“Kami berharap bantuan bisa segera direalisasikan, karena ini tempat tinggal kami. Saat ini kami masih mengungsi di rumah saudara. Mohon pemerintah bisa segera membantu,” harapnya.
Warga berharap pemerintah desa, kecamatan maupun instansi terkait dapat segera melakukan pendataan dan menindaklanjuti kondisi rumah tersebut, terutama mengingat keluarga pemilik rumah saat ini kehilangan tempat tinggal akibat bangunan ambruk.
Wahyu H|Red
