Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Jalan Lingkungan di Desa Karawang, Dorong Ekonomi dan Penataan Kawasan Kumuh

SUKABUMI |SUARAKOWASI— Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi kembali merealisasikan pembangunan jalan lingkungan (jaling) di kawasan kumuh, tepatnya di Desa Karawang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.

Pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas warga menjadi lebih mudah dan konektivitas antarpermukiman semakin meningkat.

Salah seorang warga Desa Karawang, Abah Asep, mengaku bersyukur atas pembangunan jalan lingkungan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya sempit dan rusak kini menjadi lebih tertata dan mudah dilalui.

“Alhamdulillah, jalan lingkungan yang sekarang sudah tertata membuat akses warga lebih mudah. Ini sangat membantu mobilitas masyarakat dan berdampak positif terhadap perekonomian warga,” ujarnya saat ditemui awak media, Jumat (1/5/2026).

Ia menambahkan, keberadaan jalan yang layak juga turut mendukung aspek kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Kepala Desa Karawang, Iwan Rusmawan Gardika, mengatakan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan permukiman padat.

“Dengan akses jalan yang baik, lingkungan menjadi lebih nyaman dan layak huni. Selain itu, kendaraan darurat seperti ambulans maupun mobil pemadam kebakaran kini lebih mudah menjangkau kawasan padat penduduk yang sebelumnya sulit diakses,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya kepada Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Jafar, MM, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, serta pihak pelaksana dari CV Pikri Prima Perkasa yang telah merealisasikan pembangunan tersebut.

Sementara itu, Koordinator Pengawas Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Dewa Samsul Iskandar, membenarkan bahwa penataan kawasan melalui pembangunan infrastruktur dilakukan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

“Alhamdulillah, pekerjaan berjalan lancar dan sesuai harapan bersama. Namun yang paling penting setelah pembangunan ini adalah pemeliharaan dan kebersihan lingkungan. Kami berharap masyarakat ikut terlibat menjaga fasilitas ini, karena pembangunan ini dari rakyat dan untuk rakyat,” jelasnya.

Menurutnya, infrastruktur yang baik tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mampu mengurangi kesan kumuh serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Wahyu H/Hery.

Lebih baru Lebih lama