![]() |
| Tampak, Wisata Pondok Halimun (PH), Sukabumi di awal tahun 2026. |
Reporter : Wahyu Humaedi|Red
SUKABUMI |SKS – Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026 belum menunjukkan peningkatan signifikan. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, seperti hujan lebat disertai angin kencang, diduga menjadi faktor utama yang memengaruhi minat masyarakat untuk berlibur.
Salah satu destinasi yang terdampak adalah Tempat Wisata Pondok Halimun (PH). Jika pada akhir tahun sebelumnya lokasi ini dikenal ramai dipadati pengunjung, namun kali ini suasana terpantau relatif normal tanpa adanya lonjakan berarti.
Rahmat Hidayat, salah seorang pengunjung asal Sukabumi, mengaku memilih destinasi wisata yang dekat dari tempat tinggalnya. Ia menyebutkan, maraknya informasi terkait potensi bencana alam di sejumlah wilayah Sukabumi menimbulkan rasa khawatir bagi wisatawan.
“Kalau ke tempat yang jauh seperti Pelabuhanratu atau Ujung Genteng memang masih waswas. Banyak informasi bencana, jadi kami memilih yang dekat saja. Walaupun di Pondok Halimun juga tidak seramai tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Koordinator Tempat Wisata Pondok Halimun, Dedi Rustandi. Ia membenarkan bahwa intensitas pemberitaan terkait bencana alam turut berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan.
“Banyaknya informasi bencana di Sukabumi tentu berdampak pada minat masyarakat untuk berwisata. Seperti yang bisa dilihat hari ini, belum ada lonjakan pengunjung,” singkatnya saat ditemui, Kamis (1/1/2026).
Pihak pengelola berharap kondisi cuaca segera membaik agar kunjungan wisatawan kembali meningkat, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar.

