Junajah Jajah Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga dalam Musrenbang Cikakak

SUKABUMI |SUARAKOWASI -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cikakak digelar di Kantor Kecamatan Cikakak, Palabuhanratu, Rabu (11/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam merumuskan dan menyepakati usulan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran mendatang.

Acara dipimpin langsung oleh Camat Cikakak, Sutopo, dan dihadiri unsur Forkopimcam, perwakilan Muspida, serta Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, di antaranya H. Junajah Jajah Nurdiansyah dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Hj. Leni dari Fraksi PKS. Hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Cikakak, tokoh ulama, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Junajah Jajah Nurdiansyah menegaskan bahwa Musrenbang merupakan momentum penting untuk menyerap dan menyelaraskan aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah dibahas di tingkat desa.

“Forum ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang strategis untuk memastikan setiap usulan masyarakat tercatat dan diperjuangkan di tingkat kabupaten. Kami di DPRD akan mengawal hasil Musrenbang ini agar tetap menjadi prioritas, meskipun saat ini APBD Kabupaten Sukabumi sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas usulan dari desa-desa di Kecamatan Cikakak berfokus pada sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, usulan yang disepakati dalam Musrenbang kali ini diproyeksikan untuk tahun anggaran 2027–2028. Ia berharap pada periode tersebut kondisi fiskal daerah lebih stabil sehingga seluruh program prioritas dapat terealisasi secara optimal.

“Harapan kami, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat benar-benar dapat diakomodasi dalam APBD dan dampaknya dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.

Wahyu|Hery. Red

Lebih baru Lebih lama